Terkini
banner add
Pertarungan Antar Pendekar di Buduran Cup I Memasuki Babak Final
Pagar Nusa,Babak Final,Buduran Cup,I,Ahmad Fauzi,Aparatur Pertandingan,Gelanggang,Pendekar,Pertarungan,Pertandingan,Bertanding,Final,Babak,Antar Pendekar,Pagar,NU,Bangsa,Kader,Nusa,Giat PAM,Banser,Satkoryon

Buduran – Babak penyisihan dan semifinal telah usai. Sesuai rundown, babak final dimulai pada pukul 14.00 WIB. Tampak dari pihak kepolisian, Pagar Nusa, serta Banser berjaga di pintu masuk untuk menjaga sterilnya arena. Dari 280 peserta, hanya tersisa 66 peserta dari seluruh penjuru yang akan berebut gelar Juara I di kedua gelanggang. 16 partai yang akan bertarung di Gelanggang I, dan…

Read More

Pagar Nusa Buduran Gelar Kejuaraan Silat Para Pendekar
Berprestasi,Buduran,Buduran Cup,Buduran Cup 1,Buduran Cup I,Graha Nusantara MWCNU Buduran,Jawara,Kanit Intelkam,Karakter,Kasat Intelkam,Kejuaraan,Kejurkab,Membentuk,Membentuk Semangat Berprestasi,Mengembangkan,Mengembangkan Karakter Pesilat yang Unggul,MWC,MWCNU Buduran,NU,pac,Pagar Nusa,Para,Para Pendekar,Pendekar,Pesilat,Polresta,PSNU,Semangat,Sidoarjo,Silat,SMP Negeri,SMPN 1 Buduran,Unggul,Ambulance,Rumah Sakit,RSI,Siti Hajar

BUDURAN. Pendekar yang seseungguhnya adalah mereka yang mampu menebarkan keselamatan bagi sesama manusia dan lingkungannya dengan keahlian yang dianugerahkan kepadanya. Kedigdayaan seorang pendekar tidak diukur melalui banyaknya orang yang dikalahkannya, atau banyaknya ilmu kanuragan yang dikuasainya, pun juga bukan ditentukan oleh banyaknya liyan yang takluk dan menghormatinya sebagai jawara. Karena sejatinya semua keagungan dan kedigdayaan adalah hak dan milik Allah swt semata. Kiranya inilah pemaknaan atas kalimat sakral “laa gholiba illa billah” yang terpatri pada lambang Pagar Nusa.

Read More