
KH Ali Sirodj Tidur di Pangkuan KH A. Mahalli Salim
Dok. As’ad Nahdli
KH Ali Sirodj merupakan ketua tanfidiyah periode 1985-1990. Beliau dan istrinya termasuk syuhada’ Mina pada tahun 1990. Pada saat di Madinah KH Ali Siradj berbicara tentang pembangunan kantor MWCNU Buduran dengan KH Ahmad Mahalli Salim.
“Mad, besok lanjutkan pembangunan kantor MWCNU Buduran ya” ucap Ali Siradj.
“Loh, lah kiai mau kemana?” sahut Ahmad Mahalli
“Saya di sini saja, sama istri saya. Kapan-kapan saja saya pulang” jawab Ali Siradj.
“Baik kiai”, jawab Ahmad Mahalli
Ahmad Mahalli yang mengetahui bahwa kiai Ali Siradj pernah mondok lama di Makkah, tidak memikirkan apapun. Ahmad Mahalli pun menulis apa yang diamanahkan kepadanya (Ahmad Mahalli adalah orang yang memiliki literasi yang baik, sehingga setiap kejadian apapun, atau amanah apapun yang diembannya selalu ditulis dengan rapi).
Bahkan pada saat membahas pembangunan kantor MWCNU Buduran tersebut, sempat terdokumentasi KH. Ali Sirodj beristirahat dengan bersandar di pangkuan KH. Ahmad Mahalli.
Sehari sebelum musibah Mina, KH. Ali Sirodj mengulangi lagi ucapannya ketika di madinah.
“Mad, besok lanjutkan pembangunan kantor MWCNU Buduran ya” ucap Ali Siradj.
“Baik kiai”, jawab Ahmad Mahalli
Saat itu tidak seorang pun menyangka bahwa kebersamaan tersebut akan menjadi pertemuan terakhir antara dua tokoh Nahdlatul Ulama Buduran yang selama ini bersama-sama mengabdikan diri untuk umat dan organisasi.
Mengenang Syuhada Mina, wa bilhusus KH. Ali Sirodj dan bu Nyai Hj Halimah
اللهم اغفر لهم ورحمهم وعافهم وعف عنهم. الفاتحة


Semoga semangat perjuangan Beliau menjadi inspirasi kader-kader saat ini, amiiin ya Robbal ‘alamiiin 🤲 ❤❤❤