
الحكاية الحادية والعشرون : في الزهد
HIKAYAH YANG KE DUA PULUH SATU: {“ZUHUD”}
حكي: عن بعض الزهاد، قال: خرجت حاجا فرأيت امرأة تمشي بلا زاد ولا راحلة وهي تذكر الله تعالى وتثني عليه، فدنوت منها، فقلت: يا أمة الله، إلى أين؟ فقالت: إلى بيت الله الحرام، فقلت: ما أرى معك زادا ولا راحلة، فقالت: لو اتخذ أحدكم ضيافة ودعا الناس إليها هل يحسن لأضيافه أن يجيء كل واحد بطعامه؟ قلت: لا فقالت: فضيافة الله أحق بهذا، فجاءت معنا حتى نزلت بالأبطح وهي تقول: أين بيت ربي أين بيت ربي، فقيل: تنظرينه الآن، فجاءت حتى دخلت المسجد، فقيل لها: هذا بيت ربك، فجاءت ووضعت رأسها على عتبة الكعبة وصارت تقول: هذا بيت ربي وتكرر ذلك حتى خفي صوتها، فنظرنا إليها فإذا هي قد ماتت رحمها الله تعالى.
HIKAYAH YANG KE-21
Diceritakan dari sebagian orang zuhud, ia berkata: Suatu hari aku pergi berhaji. Aku melihat seorang perempuan berjalan tanpa membawa bekal dan kendaraan, dalam perjalanan Ia berdzikir kepada Allah Swt, dan memujiNya. Maka aku mendekat kepadanya:
“Wahai hamba Allah, ke mana engkau pergi..?” tanyaku.
“Aku hendak ke Baitullah al-Haram,” jawab perempuan itu. Lalu aku berkata:
“Aku tidak melihat engkau membawa bekal dan juga kendaraan..?”
“Seandainya salah seorang di antara kalian membuat jamuan dan memanggil orang-orang untuk menyantapnya, apakah baik bagi setiap tamu datang dengan membawa makanannya..?” Tanya wanita itu. Lalu aku pun menjawab: “Tidak.”
“Maka jamuan Allah Swt lebih berhak dengan perlakuan seperti ini,” jelas perempuan itu.
Kemudian perempuan itu pergi bersama rombongan kami hingga turun di suatu tempat berkerikil, seraya berkata:
“Di mana rumah Tuhanku, di mana rumah Tuhanku!” Kemudian dikatakan kepada perempuan itu:
“Engkau sekarang melihatnya.” Perempuan itu pun menemukan masjid di sana, lalu dikatakan lagi kepadanya: “Ini adalah rumah Tuhanmu.” Perempuan itu mendatangi masjid seperti yang telah ditunjukkan dan meletakkan kepalanya di atas ambang pintu Ka’bah seraya berkata: “Ini adalah rumah Tuhanku.” Perempuan tersebut terus mengulang² kalimat itu sampai suaranya terdengar samar. Maka kami memperhatikannya, Tiba-tiba ia telah meninggal dunia. Semoga Allah Swt merahmatinya.


Saran, kritik, masukan, dan bimbingan sangat diharapkan dari segenap pembaca yg budiman. Mugio dados ilmu ingkang manfaat, amiiin ya Robbal alamiiin, 🤲