
الحكاية الخامسة والثلاثون: في فضل غسل يوم الجمعة
HIKAYAH YANG KE-TIGA PULUH LIMA: [“KEUTAMAAN MANDI PADA HARI JUM’AT”]
حكي: أن عيسى ابن مريم عليه السلام مر على صياد في البر وقد نصب شبكته فتعلقت بها ظبية، فلما رأته أنطقها الله تعالى، فقالت له: يا روح الله، إن لي أولادا صغارا وإني تعلقت بهذه الشبكة منذ ثلاثة أيام، فأستأذن لى الصياد حتى أرضعهم وأرجع.
Diceritakan, bahwa Nabi Isa putra Maryam alaihissalam melintas di sebuah padang, di mana ada seorang pemburu yang telah memasang jaringnya, lalu seekor rusa betina terjerat di dalamnya. Ketika rusa itu melihat Nabi Isa, Allah Ta’ala menjadikannya bisa berbicara. Rusa itu berkata kepada beliau, “Wahai Ruhullah, aku memiliki anak-anak yang masih kecil, dan aku telah terjerat dalam jaring ini sejak tiga hari yang lalu. Mohon mintakan izin untukku kepada pemburu ini, agar aku bisa menyusui mereka lalu kembali lagi.”
.فأخبره بذلك فقال له أنها لا تعود فأخبرها بذلك فقالت ان لم أعد فأنا شر من الذين وجدوا الماء يوم الجمعة ولم يغتسلوا
Maka Nabi Isa pun menyampaikan permintaan itu kepada sang pemburu, namun ia menjawab bahwa rusa itu tidak akan kembali. Nabi Isa menyampaikan jawaban tersebut kepada rusa itu. Rusa itu berkata, “Jika aku tidak kembali, maka aku lebih buruk daripada orang-orang yang menemukan air pada hari Jumat namun tidak mau mandi dengannya.”
فأخذ عليها العهد فذهبت ورجعت خوفا من نقض العهد فذهب عيسى صلى الله عليه وسلم فأتى لبنة من ذهب أحمر فأمر الله تعالى أن يدفعها الى الصياد فداء للظبية فذهب بها اليه فقبل وصوله اليه وجده قد ذبحها فدعا عليه فقال أذهب الله البركة من عمله فكان كذلك
Maka Nabi Isa pun mengambil janji darinya, lalu rusa itu pergi dan kembali lagi karena takut mengingkari janji. Kemudian Nabi Isa shallallahu alaihi wasallam pergi dan mendapatkan sebongkah emas merah. Allah Ta’ala memerintahkan agar emas itu diberikan kepada pemburu sebagai tebusan bagi rusa tersebut. Maka Nabi Isa pun membawa emas itu kepadanya. Namun sebelum beliau sampai kepadanya, ternyata pemburu itu telah menyembelih rusa tersebut. Maka Nabi Isa mendoakan keburukan baginya, seraya berkata, “Semoga Allah menghilangkan keberkahan dari pekerjaannya.” Maka jadilah demikian.


Terimakasih ilmunya gus