
الحكاية الثالثة والثلاثون: في الحلم والعفو مع العلم
HIKAYAH YANG KE TIGA PULUH TIGA: [“SIKAP MURAH HATI DAN MAAF DISERTAI ILMU”]
.حكي: أن الملك بهرام جور خرج يوما للصيد، فهر له حمار وحشي فأتبعه حتى خفي عن عسكره فظفر به فأمسكه ونزل عن فرسه يريد أن يذبحه
Dikisahkan, bahwa pada suatu hari Raja Bahram Jur keluar untuk berburu. Tampaklah olehnya seekor keledai liar, lalu ia mengejarnya hingga jauh dari pandangan pasukannya. Ia pun berhasil menangkapnya, kemudian turun dari kudanya hendak menyembelihnya.
.فرأى راعيا أقبل من البرية فقال له: يا راعي، أمسك فرسي هذا حتى أذبح هذا الحمار، فأمسكه
Tiba-tiba datanglah seorang penggembala dari arah padang. Berkatalah raja kepadanya, “Wahai penggembala, tolong pegangkan kudaku ini, sementara aku menyembelih keledai ini.” Penggembala itu pun memegang kuda tersebut.
.ثم تشاغل بذبح الحمار فلاحت منه التفاته فرأى الراعي يقطع جوهرة في عذار فرسه فأعرض الملك عنه حتى أخذها وقال: إن النظر إلى العيب من العيب
Raja lalu sibuk menyembelih keledai itu. Di tengah kesibukannya, ia menoleh sejenak, dan dilihatnya penggembala itu sedang mencungkil permata dari tali kekang kudanya. Raja pun berpaling, membiarkannya mengambil permata itu, seraya berkata dalam hati, “Sesungguhnya melihat aib orang lain, itu sendiri adalah suatu aib.”
ثم ركب فرسه ولحق بعسكره، فقال له الوزير: أيها الملك السعيد، أين جوهرة عذار فرسك؟
Setelah itu, raja menaiki kudanya kembali dan menyusul pasukannya. Bertanyalah sang wazir kepadanya, “Wahai Raja yang berbahagia, ke manakah perginya permata pada tali kekang kudamu?”
فتبسم الملك ثم قال: أخذها من لا يردها وأبصره من لاينم عليه، فمن رأها منكم من أحد فلايعارضه بشيئ بسبب ذلك.
Tersenyumlah raja, lalu berkata, “Permata itu telah diambil oleh orang yang tak akan mengembalikannya, dan aku pun melihatnya, namun tak akan melaporkannya. Maka, siapa pun di antara kalian yang melihat permata itu pada seseorang, janganlah ia menegurnya karena hal itu.”


Saran, kritik, masukan, arahan, dan bimbingan sangat diharapkan dari segenap pembaca yang budiman. Mugio dados ilmu ingkang manfaat amiiin ya Robbal alamiiin, 🤲