PANCASILA, NU ABAD KEDUA, DAN IKHTIAR MENJAGA RUMAH BERSAMA
Oleh: Abu Atiq
Para masyayikh sering mengingatkan bahwa kerusakan besar biasanya tidak datang sekaligus. Ia datang pelan-pelan, nyaris tidak terasa. Dimulai dari hilangnya rasa hormat kepada sesama, memudarnya kepercayaan, berkurangnya kesediaan untuk mendengar, lalu tumbuhnya perasaan paling benar sendiri. Ketika semua itu dibiarkan, persaudaraan yang selama ini terbangun kuat perlahan mulai retak.
Karena itulah para ulama tidak pernah lelah mengajarkan adab.
Bagi para kiai, adab bukan sekadar tata krama. Adab adalah infrastruktur kehidupan bersama….

