HIKAYAH KE-6

الحكاية السادسة: في حسن الرأي

HIKAYAH YANG KEENAM: {“PENDAPAT YANG BAGUS”}

حكي: أنه كان لهارون الرشيد جارية سوداء قبيحة المنظر فنثر يوما دنانير بين الجواري، فصار الجواري يلتقطن الدنانير فقالت: إن مطلوبهن الدنانير ومطلوبي صاحب الدنانير. فأعجبه قولها وقربها وأثنى عليها خيرا، فانتهى الخبر الى الملوك بأن هارون الرشيد يعشق جارية سوداء. فلما بلغه ذلك أرسل إلى جميع الملوك وجمعهم عنده وأمر بإحضار الجواري وأعطى كل واحدة منهن قدحا من الياقوت وأمر بإلقائه فامتنعن جميعا، فانتهى الأمر الى الجارية القبيحة فألقت القدح وكسرته. فقال: انظروا إلى هذه الجارية وجهها قبيح وفعلها مليح. فقال لها الخليفة: لماذا كسرته؟ فقالت: قد أمرتني بكسره فرأيت أن في كسره نقصا في خزينة الخليفة وفي عدم كسره نقصا في أمره، والنقص في الاول أولى بقاء لحرمة الخليفة، ورأيت أن في كسره وصفى بالمجنونة، وفي ابقائه وصفى بالعاصية، والاول أحب إلي من الثاني، فاستحسن الملوك منها ذلك وعذروا الخليفة في محبتها، والله أعلم بما هنالك. [النوادر للشيخ شهاب الدين أحمد بن سلامة المصري القليوبي]

 

HIKAYAH KE-6

Harun Al-Rasyid mempunyai seorang budak hitam lagi jelek ketika dipandang, suatu hari Harun Al-Rasyid menyebarkan banyak dinar di hadapan budak² perempuannya, mereka pun berebutan dinar itu sementara budak hitam tersebut hanya berhenti melihat wajah Harun Al-Rasyid, lalu dikatakan kepada budak hitam itu:
“Kenapa engkau tidak mengambil dinar..??”
“Sesungguhnya yang mereka cari adalah dinar, sedangkan yang aku cari adalah pemilik dinar,” jawab budak itu.
Mendengar ucapan seperti itu, Harun Al-Rasyid takjub, lalu mendekatinya dan memujinya. Akhirnya, tersebarlah berita kepada para raja bahwa Harun Al-Rasyid jatuh cinta kepada seorang budak perempuan hitam, Ketika hal itu didengar olehnya, Harun Al-Rasyid mengutus utusan agar mengumpulkan semua raja di istananya, Harun Al-Rasyid juga memerintahkan mendatangkan semua budak dan masing² diberi satu mangkuk dari permata. Setelah itu Harun Al-Rasyid memerintahkan mereka agar membanting mangkuk tersebut, Semua menolaknya. Hanya ada satu yang melakukan, yaitu budak perempuan hitam yang jelek itu, Ia melemparnya dan memecahkannya. Kemudian, Harun Al-Rasyid berkata: lihat lah budak ini, wajahnya memang buruk akan tetapi, perilakunya mulia. selanjutnya sang khalifah bertanya kepada budak perempuan hitam itu, “Kenapa engkau melakukan itu..??”
Budak perempuan hitam itu pun menjawab, Engkau telah memerintahkanku memecahkanya, Aku melihat bahwa pecahnya mangkuk menyebabkan gudang harta khalifah berkurang. Sementara tidak memecahkannya berarti telah menentang perintah khalifah, Kekurangan pertama lebih utama, untuk terus melestarikan kehormatan khalifah. Dan aku melihat bahwa memecahkannya menjadikan diriku di anggap gila Sementara membiarkannya berarti aku di anggap menentang khalifah, Maka telah jelaskan bahwa yang pertama lebih aku sukai daripada yang kedua.
Jawaban itu membuat para raja memujinya, dan Akhirnya mereka mengetahui alasan khalifah mencintainya.
Wallaahu A’lam.