
الحكاية السابعة: في الكرم
HIKAYAH YANG KETUJUH: {“KEMULIAAN”}
حكي: أن رجلا كان نائما في المسجد ومعه هميان، فانتبه فلم يجد هميانه، ورأى جعفرا الصادق يصلى فتعلق به، فقال له: ما شأنك؟ قال: قد سرق همياني وليس عندي غيرك. فقال له: كم كان في هميانك؟ قال: الف دينار. فمضى جعفر الى بيته وأتاه بألف دينار فدفعها اليه، فذهب الرجل الى أصحابه، فقالوا له: هميانك عندنا وقدمازحناك، فعاد الرجل بالدنانير وسأل عن الذي أعطاها إياه، فقالوا: فقالوا ابن عم رسول الله ﷺ، فذهب اليه فدفعها اليه فلم يقبلها، وقال: إنا اذا أخرجناشيئا من ملكنا لايعود الينا، رضي الله عنهم. [النوادر للشيخ شهاب الدين أحمد بن سلامة المصري القليوبي الشافعي]
HIKAYAH KETUJUH
Diceritakan: ada seorang lelaki tidur di masjid dan bersamanya ada tali celana yang berisikan dinar, ketika bangun lelaki itu tidak menemukan tali celananya dan ia melihat Ja’far As-Shadiq sedang shalat, ia mengira ini ada hubungannya dengan Ja’far As-Shadiq. Setelah selesai shalat Ja’far As-Shadiq langsung bertanya:
“Ada apa..?”
“Tali celanaku hilang dan disisiku tidak ada orang lain selain engkau.”
“Berapa uang di dalam tali celanamu..?” “Seribu dinar” Setelah itu Ja’far As-Shadiq pulang ke rumah lalu membawa seribu dinar bagi laki-laki yang telah kehilangan tali celananya, laki-laki itu pun pergi ke teman²nya, Mereka pun berkata: “Tali celanamu ada di tangan kami dan kami sengaja mengerjaimu.” “Mengetahui hal itu , laki-laki itu kembali ke rumah dan mencari dinar yang telah diberikan Ja’far As-Shadiq, Sebelum pergi , teman-teman laki-laki itu mengatakan bahwa Ja’far As-Shadiq adalah anak paman Rasulullah ﷺ. Kemudian laki-laki itu pergi kepada Ja’far As-Shadiq hendak mengembalikan dinar yang diberikannya tadi, namun Ja’far As-Shadiq tidak menerimanya.
“Ketika kami telah mengeluarkan sesuatu dari milik kami, maka tidak akan kembali lagi kepada kami,” ucap Ja’far As-Shadiq, Radhiyallahu ‘Anhum.


Mugio dados ilmu ingkang manfaat, amiiin ya Robbal ‘alamiiin 🤲 ❤❤❤