Terkini
banner add
Puasa, Aktivasi Energi Kebahagiaan
puasa,ramadan,ramadhan,ramadlan,romadon,romadhon,romadlon,aktivasi energi,energi kebahagiaan,Banjarkemantren,Buduran,Sidoarjo,Jawa Timur,PRNU,MWC NU,MWC,NU,PCNU,PWNU,PBNU,Ranting,Pengurus,Cabang,Wilayah,Spiritual,Spiritualisasi,Tasawuf,Sufi

“Ketika manusia sebagai makhluk jasmani-rohani berupaya memaknai, memahami, menjalani, dan menjaga ibadah puasanya secara lahir-batin hanya kepada Allah swt semata, maka itu semua merupakan aktivasi dari saklar energi kebahagiaan material-spiritual manusia menuju kebahagiaan yang hakiki yaitu saat sowan Ilahi Robbi”

Puasa merupakan ibadah purba yang kaprah dikenal oleh segala entitas bangsa di tiap belahan bumi ini. Agama-agama dengan kuantitas pengikut yang besar pasti mengenal ritual puasa dalam doktrin keagamaannya. Allah swt menjadikan puasa sebagai salah satu pondasi penting dalam rukun…

Read More

Hukum Puasa bagi Kuli dan Buruh Kasar

Jakarta, NU Online 
Puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam. Jika ditinggalkan, akan ada ‘denda’ yang harus dibayar sesuai ketentuan syariat.

Sementara itu, mencari nafkah juga merupakan kewajiban yang harus dijalani untuk menghidupi keluarga di rumah. Kewajiban ini tak boleh ditinggalkan agar keluarga dapat terus melangsungkan hidupnya.

Namun bagaimana hukum berpuasa bagi para pencari nafkah yang bekerja sebagai kuli, tukang bangunan, buruh tani, dan berbagai profesi yang mengandalkan kekuatan fisik sehingga sangat melelahkan ketika bekerja di siang Ramadhan?

Dalam…

Read More

Penjelasan Gus Baha soal Shalat Witir 3 Rakaat Dua Kali Salam atau 3 Rakaat Sekali Salam

Jakarta, NU Online

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menjelaskan bahwa shalat witir 1 rakaat sekali salam atau tiga rakaat sekali salam itu sah.

Hal ini dijelaskannya sebagai bentuk jawaban atas kontroversi pelaksanaan shalat witir yang menggunakan istilah 3 rakaat 2 kali salam dan shalat witir 3 rakaat sekali salam. Pendapat ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad:

« مَثْنىَ مَثْنىَ فَإِذَا خِفْتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِوَاحِدَةٍ »

“Dua rakaat, dua rakaat. Apabila kamu khawatir mendapati shubuh, maka…

Read More

Prof Quraish Shihab: Nabi Adam Tidak Diusir dari Surga, Tapi Diturunkan

Jakarta, NU Online

Banyak beredar cerita yang mengatakan bahwa Nabi Adam diusir oleh Allah dari surga. Hal ini turut disoroti oleh Cendekiawan Muslim Indonesia, Prof Muhammad Quraish Shihab yang mengungkapkan bahwa Nabi Adam tidak diusir dari surga, melainkan diturunkan oleh Allah swt.

“Nabi Adam pernah mampir ke surga dengan tujuan Allah memberikan ia pengalaman untuk menyukseskan tugasnya. Di bumi ia akan bertemu dengan setan, sedangkan di surga tidak membutuhkan makanan, pakaian, tempat tinggal, dan lain-lain karena di sana semuanya sudah ada,” terangnya dalam…

Read More

Tips Agar Terhindar dari Ghibah dalam Kitab Ihya Ulumuddin

Ketika bertemu seseorang, tidak luput dari bercengkrama dengan sesama. Namun terkadang seseorang bila telah membicarakan orang lain lupa dengan waktunya. Pembicaraan tersebut dinamakan ghibah. Entah kenapa hati kita tiba-tiba berbicara tentang orang yang kita temui, termasuk keburukannya (ghibah).

Lalu bagaimana hukumnya hal tersebut, apakah diperbolehkan? Mengingat Islam juga telah melarang kita ghibah.

Menjawab hal ini, Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa ghibah di dalam hati hukumnya diampuni (ma’fu) asalkan tidak dilanjutkan dan hanya sekilas.

فأما الخواطر، وحديث النفس، إذا لم…

Read More

KH Miftachul Akhyar Ceritakan Keistimewaan Kitab Jurumiyah

Jakarta, NU Online

Kitab Ta’liqotul Muqaddimat Al-Jurrumiyah fi Nahwi merupakan karya dari Ibnu Ajurrum, yang memiliki nama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Muhammad bin Ajurrum as-Shanhaji. Ia lahir di Kota Fez, Maroko pada tahun 672 H/1273 M dan wafat di kota yang sama pada tahun 723 H/1323 M.

Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar menceritakan keistimewaan Kitab Jurrumiyah pada Ngaji Ramadhan Kitab Ta’liqotul Muqaddimat Al-Jurrumiyah fi Nahwi di Channel YouTube Multimedia KH Miftachul Akhyar, diakses NU Online,…

Read More

Lansia Boleh Tidak Puasa Ramadlan? Berikut Penjelasannya

Dalam syariat Islam dikenal berbagai keringanan hukum (rukhsah) untuk tidak berpuasa Ramadlan bagi orang-orang tertentu yang tidak mampu secara fisik atau mengalami kesulitan dan kepayahan dalam menjalankan puasa.

Di antara orang yang mendapatkan keringanan itu adalah mereka yang sudah lanjut usia alias lansia. Mengenai hal ini, Al-Qur’an menjelaskan:

وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيِنٍ

Artinya: Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. (QS. Al-Baqarah: 184)

Berdasarkan ayat di atas, hal yang wajib bagi orang berusia…

Read More

Hadits ‘Tidurnya Orang Puasa adalah Ibadah’ Bagaimana Penjelasannya?

Puasa identik dengan berkurangnya aktivitas saat siang hari. Sejumlah layanan publik juga menyesuaikan dengan hal ini. Beberapa kantor dan tempat kerja, memberikan keringanan layanan lantaran fisik memang tidak mendapatkan asupan sejak terbitnya fajar hingga waktu Magrib.

Tidak sedikit kaum muslimin yang menjadikan waktu siang dengan tidur. Bahkan usai shalat Subuh, sejumlah kalangan memanfaatkan dengan merebahkan diri. Alibinya bahwa puasa orang puasa adalah ibadah.

Salah satu yang populer tiap Ramadlan tiba adalah hadits tentang keutamaan orang berpuasa yang bahkan tidurnya pun berstatus…

Read More