Terkini
banner add
ORANG TAKUT, ORANG SENANG, DAN ORANG ASING MENURUT DAWUH DZUN NUN AL-MISHRI

ORANG TAKUT, ORANG SENANG, DAN ORANG ASING MENURUT DAWUH DZUN NUN AL-MISHRI

Oleh: Chabib Musthofa

Mudir JATMAN Idaroh Ghusniyyah Buduran

 

Kullu khoo-ifin haaribun wa kullu rooghibin thoolibun wa kullu aanisin billaahi mustauhisyun bil kholqi.” Setiap orang yang merasa takut pasti akan lari, setiap orang yang senang pasti akan mencari, dan setiap orang dekat dengan Allah SWT pasti akan merasa asing dengan makhluk.

 

Kalimat di atas adalah dawuh riwayat Dzun Nun al-Mishri yang dikutip oleh Syaikh Muhammad Nawawi bin Umar al-Bantani al-Jawi pada kitab…

Read More

MENGAPA PARTAI POLITIK TIDAK/BELUM “MEMANFAATKAN” ISHARI?
Ishari, politik

MENGAPA PARTAI POLITIK TIDAK/BELUM “MEMANFAATKAN” ISHARI?

Oleh: Chabib Musthofa*

 

Pertanyaan di atas senada dengan berbagai pertanyaan lain ketika mencermati relasi antara Ikatan Seni Hadrah Indonesia (ISHARI) dan partai politik (parpol) yang berbeda orientasi, apakah itu pada momentum kontestasi politik ataukah pada konteks hubungan relasional antara keduanya pada bentuk yang lebih pragmatis. Di antara pertanyaan senada tersebut misalnya: mengapa tidak dijumpai atribut parpol yang ikut ndompleng mengkampanyekan misi politiknya dalam tiap even pelaksanaan amaliyah ISHARI; mengapa tidak –lebih tepatnya belum atau jarang—ditemui…

Read More

RANGKUL, PANGKU, SUMELEH

RANGKUL, PANGKU, SUMELEH

Oleh: Chabib Musthofa*

 

Ada pendapat yang mengatakan bahwa sikap terbaik pada zaman akhir adalah menjauhi fitnah dengan memutuskan pergaulan diri dengan sesama manusia. Motivasinya bukan untuk menghindarkan diri dari keburukan manusia lain, karena motivasi ini sejatinya adalah kesombongan diam-diam, oleh sebab merasa dirinya lebih baik sedangkan orang lain berkategori buruk. Pilihan sikap uzlah –dalam makna leterlek—ini lebih bertujuan agar manusia lain terhindar dari keburukan kita sebagai pelaku uzlah.

Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa sikap terbaik di zaman akhir…

Read More

APAKAH ZIARAH KUBUR MENYEHATKAN?

Oleh: Chabib Musthofa*

 

Sebuah pohon akan kuat, sehat tinggi menjulang, dan mampu menghadapi terpaan badai bila akarnya tertanam dan menancap kuat di dalam tanah

 

Salah satu kegiatan dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2023 yang diselenggarakan oleh MWCNU Buduran adalah Napak Tilas ulama Buduran. Agenda ini telah dilaksanakan pada Ahad (22/10/2023) setelah pelaksanaan Apel HSN 2023 di depan kantor MWCNU Buduran dengan peserta sebanyak kurang lebih 300 orang. Napak Tilas ulama Buduran itu sendiri dilakukan dengan sedikit konvoi yang diikuti…

Read More

IRONI APPLAUSE DARI BANGKU VVIP

Oleh: Chabib Musthofa*

 

“I stand here waiting for you to bang the gong

To crash the critic saying, “is it right or is it wrong?”

If only fame had an IV, baby could I bear

Being away from you, I found the vein, put it in here

I live for the applause, applause, applause

I live for the applause-plause, live for the applause-plause

Live for the way that cheer and scream for me

The applause, applause, applause”

 

Susunan kalimat yang Anda baca itu adalah lirik awal lagu berjudul…

Read More

AD POPULUM DAN POST HOC DALAM IKLAN POLITIK, LEWATI DAN BERCERMINLAH

Oleh: Chabib Musthofa*

 

Iklan Politik

Bila tidak ada aral melintang, tahun 2024 merupakan masa kontestasi politik bagi kita yang menyandang status sebagai warga negara Indonesia. Secara resmi website KPU mempublikasikan bahwa tahapan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 dimulai pada 14 Juni 2022 dengan agenda perencanaan program anggaran, sampai 20 Oktober 2024 dengan agenda pengucapan sumpah/janji presiden dan wakil presiden.

Meskipun masa pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 sedianya akan dilaksanakan pada 14-15 Februari 2024, kiranya mulai kini tidak sulit kita melihat berbagai…

Read More

Muharrom 1445 H: Momentum Pembenahan Administrasi Jam’iyah

Oleh: Chabib Musthofa*

Beberapa saat ke depan kita akan meninggalkan tahun 1444 dan memasuki tahun 1445 menurut kalender Hijriyah yang mendasarkan perhitungannya pada edaran bulan seperti yang biasa dikenal dengan penanggalan qomariyah. Banyak momentum dan fenomena yang mewarnai peralihan mangsa tahun hijriyah ini, baik di kalangan internal jam’iyah Nahdlatul Ulama ataupun di kalangan eksternal. Puncak peringatan Satu Abad NU yang sukses terselenggara di Sidoarjo pada Selasa (7/2/2023) yang disusul dengan dengan gebrakan PBNU untuk melakukan validasi dan verifikasi pengurus Majelis…

Read More

Menanamkan Nilai Ijtima’iyah Kurban Pada Generasi Millenial
Djazuli,GP Ansor,Pagerwojo,Menanamkan Nilai,Generasi,Milenial

Umat Islam di dunia khususnya di Indonesia setiap tanggal 10 Dzulhijjah senantiasa melakukan ritual napak tilas dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail melalui Hari Raya Idul Adha. Diriwayatkan, Allah SWT menguji ketaatan
Nabi Ibrahim dengan memerintahkannya untuk menyembelih putra tercintanya, Ismail. Ketika Nabi Ibrahim hendak menggerakkan pedangnya,
Allah SWT menggantikan tubuh Nabi Ismail dengan seekor domba besar putih bersih dan tidak ada cacatnya. Wa fadainahu bidzib-hin ‘adhim – “Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (QS Ash-Saffat:107).

Sebagaimana…

Read More

Harlah GP Ansor Ke-89, Bersinergi Dalam Persatuan
GP Ansor,Ansor,Harlah Ansor,Harlah GP Ansor,Ansor Digdaya,Indonesia Digdaya,Indonesia,Digdaya,Sinergi,Bersinergi,Bersatu,Persatuan,Buduran,Ansor Solid,Ansor Buduran Solid,MD. Djazuli,PR GP Ansor Pagerwojo,Pagerwojo,Ansor Buduran

Bertubi-tubi bencana sosial terkait pemuda di Tanah Air –kasus pembunuhan berencana di institusi Bhayangkara, penganiayaan yang dilakukan anak pegawai Ditjen Pajak, dan yang terbaru penganiayaan oleh salah satu putra perwira polisi yang bertugas di Polda Sumatera Utara—, deretan kasus tersebut dilakukan oleh generasi yang berada dalam klaster pemuda. Peristiwa-peristiwa itu sudah cukup menempatkan generasi muda dalam peribahasa “Tercoreng arang di kening”. Peribahasa ini ingin mengatakan bahwa tindakan beberapa pemuda tersebut memalukan generasi pemuda saat ini. Rangkaian insiden…

Read More

Membabat Habis Kejahatan Hingga ke Akarnya
Mencabut Nafsu hingga Akarnya di Madrasah Ramadhan

Ibnu Athaillah dalam masterpiece-nya mengatakan bahwa pangkal dari segala kemaksiatan, kelalaian, dan syahwat adalah kerelaan terhadap nafsu. Sedangkan pangkal dari segala ketaatan, kesadaran, dan pengendalian diri adalah tiadanya kerelaan terhadap nafsu. Kemaksiatan adalah sesuatu yang berat dilakukan bagi orang yang sadar penuh. Tapi bisa dilakukan dengan ringan akibat kelalaian di luar kesadaran bahwa Allah tahu, melihat, dan mendengar. Sedangkan yang menyebabkan kelalaian dan ketidaksadaran itu adalah keinginan dan syahwat. Keinginan-keinginan itu bisa dihentikan bila tidak dipengaruhi oleh nafsu. Sedangkan…

Read More